sejarah *zaman besi*

Pada masa ini manusia sudah memiliki kemampuan melebur bijih-bijih besi dalam bentuk alat-alat yang dibentuk sesuai keinginan dan fungsinya. Dibandingkan benda-benda atau alat perunggu penemuan benda-benda besi di Indonesia lebih sedikit. Diantara benda-benda besi yang berhasil ditemukan adalah mata pisau, mata panah, dan mata tombak. Disamping itu juga ditemukan gelang besi dan manik-manik. Teknik peleburan besi lebih sulit dari teknik peleburan tembaga maupun perunggu sebab melebur besi membutuhkan panas yang sangat tinggi, yaitu ±3500°C.
A.      Gelang besi , antara lain ditemukan didaerah banyumas dan punung.
Sebagai perhiasan.
B.      Mata panah , alat ini banyak ditemukan di Maros dan kalumpang (Sulawesi Selatan). Mata Panah Memiliki fungsi ekonomi: antara lain sebagai alat untuk menangkap ikan. Terbuat dari batu serpih, tulang, dan kemunginan besar juga kayu yang diruncing bagian ujungnya dan dibuat bergerigi pada bagian pinggirnya. Jadi memiliki bentuk yang berbeda dengan mata panah untuk berburu. Banyak ditemukan di dalam gu-gua yang ada di daerah patai atau sungi.
C.      Mata pisau , berfungsi sebagai sebagai alat pertahanan diri dari binatang buas pada masa pra sejarah, mengumpulkan makanan, membuat tempat berlindung sampai saat sekarang dimana pisau dapat dianggap sebagai barang seni yang bermutu dan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi.
D.     Manik-manik , berfungsi sebagai perhiasan .
E.     Mata tombak , berfungsi sebagai alat untuk menangkap ikan atau berburu.
F.     Mata sabit , digunakan untuk menyabit tumbuh-tumbuhan.
G.     Mata pedang , ditemukan pada rangka dalam peti batu di kajardua (gunung kidul).
digunakan sebagai alat bela diri.
H.     Benda – benda besi .

0 komentar:

Poskan Komentar

Sabtu, 09 April 2011

sejarah *zaman besi*

Pada masa ini manusia sudah memiliki kemampuan melebur bijih-bijih besi dalam bentuk alat-alat yang dibentuk sesuai keinginan dan fungsinya. Dibandingkan benda-benda atau alat perunggu penemuan benda-benda besi di Indonesia lebih sedikit. Diantara benda-benda besi yang berhasil ditemukan adalah mata pisau, mata panah, dan mata tombak. Disamping itu juga ditemukan gelang besi dan manik-manik. Teknik peleburan besi lebih sulit dari teknik peleburan tembaga maupun perunggu sebab melebur besi membutuhkan panas yang sangat tinggi, yaitu ±3500°C.
A.      Gelang besi , antara lain ditemukan didaerah banyumas dan punung.
Sebagai perhiasan.
B.      Mata panah , alat ini banyak ditemukan di Maros dan kalumpang (Sulawesi Selatan). Mata Panah Memiliki fungsi ekonomi: antara lain sebagai alat untuk menangkap ikan. Terbuat dari batu serpih, tulang, dan kemunginan besar juga kayu yang diruncing bagian ujungnya dan dibuat bergerigi pada bagian pinggirnya. Jadi memiliki bentuk yang berbeda dengan mata panah untuk berburu. Banyak ditemukan di dalam gu-gua yang ada di daerah patai atau sungi.
C.      Mata pisau , berfungsi sebagai sebagai alat pertahanan diri dari binatang buas pada masa pra sejarah, mengumpulkan makanan, membuat tempat berlindung sampai saat sekarang dimana pisau dapat dianggap sebagai barang seni yang bermutu dan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi.
D.     Manik-manik , berfungsi sebagai perhiasan .
E.     Mata tombak , berfungsi sebagai alat untuk menangkap ikan atau berburu.
F.     Mata sabit , digunakan untuk menyabit tumbuh-tumbuhan.
G.     Mata pedang , ditemukan pada rangka dalam peti batu di kajardua (gunung kidul).
digunakan sebagai alat bela diri.
H.     Benda – benda besi .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar